- Kandidat pemilihan umum kota Kisa East, Abraham Ayaya, telah mengembalikan tiket ODM yang diberikan kepadanya untuk bertanding dalam pemilihan umum November.
- Ia menulis kepada partai tersebut menyatakan keputusannya untuk mengembalikan tiketnya, memilih bertarung dengan tiket partai DAP-Kenya
- Kisa East adalah salah satu daerah pemilihan yang menunggu pemilu ulang pada 27 November setelah kematian mantan anggota MCA Stephen Maloba pada tahun 2023
Gerakan Demokratik Oranye menghadapi kebingungan karena para kandidat yang bersuara menolak untuk bertarung menggunakan tiket partai dalam pemilu keanggotaan mendatang di Wilayah Kisa Timur.

Pemilu kecil yang dijadwalkan pada 27 November di Kisa East terjadi setelah kematian Stephen Maloba, yang ditikam beberapa kali oleh penyerang selama sebuah acara di wilayahnya.
Berbicara kepadakaingnews.co.keSetelah mengembalikan tiket partai ODM, Abraham Ayaya mengatakan dia bukan anggota partai dan dia tidak akan bertarung menggunakan tiketnya. Dia mengatakan partai secara tidak sengaja merencanakan untuk mempermalukan namanya.
Abraham selanjutnya meminta pendukungnya untuk tetap teguh dan tidak takut kepada pejabat partai ODM yang terkenal.
Ia menambahkan bahwa ia telah menjadi anggota aktif Partai Aksi Demokratis Kenya di bawah pimpinan Eugene Wamalwa, tetapi bukan partai ODM.
"Saya telah menjadi anggota DAP-K selama beberapa waktu dan akan bertarung menggunakan tiket partai, jadi abaikan isu bahwa saya adalah anggota ODM," kata Ayaya.
Dalam surat hari ini kepada Cabang ODM Kakamega, Abraham Ayaya mengatakan partai tidak berkonsultasi dengannya secara luas tentang penunjukan namanya sebagai calon mereka.
Ia mengatakan menolak permintaan mereka adalah sesuatu yang menyedihkan, karena ia termasuk dalam partai lain.
Namun, dia mengatakan bahwa saat Partai ODM sedang mengajukan namanya ke Komite KPU Nasional, dia sudah menjadi anggota aktif Partai Aksi Demokratis Kenya.
"Ketika ODM mulai menghubungi saya, nama saya sudah dikirimkan ke DAP-K, di mana saya terdaftar sebagai anggota aktif. Saya dengan hormat menolak sertifikat penunjukan yang diberikan kepada saya, dan saya telah mengembalikannya," tulis Ayaya.
Kekaburan ini terjadi setelah partai ODM memutuskan Thomas Omurunga Eshuya beberapa waktu lalu, yang kemudian menolak dan kembali ke dewan ODM.
Eshuya, dalam pernyataannya yang ditandatangani pada 23 September, mengatakan bahwa karena alasan yang tidak diungkapkan, ia menerima panggilan partai untuk mengembalikan tiket tersebut agar partai dapat menyerahkannya kepada Abraham Ayaya.
Eshuya, yang juga seorang komedian, mengonfirmasi bahwa meskipun mengembalikan tiketnya, dia akan terus menjadi anggota ODM yang setia.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada ODM karena percaya pada kampanye saya. Saya akan selalu bersyukur dan setia kepada partai," tulis Eshuya.
Partai ODM kini mencapai puncaknya untuk memilih kandidat lain yang akan bertarung menggunakan tiket partai.
Partai telah menghadapi sejumlah masalah di Kabupaten Kakamega dalam beberapa minggu terakhir ketika Gubernur Fernandes Barasa dan MP Lugari Nabii Nabwera mengumumkan diri sebagai ketua.
Selain itu, kursi MCA Kisa Timur telah menarik beberapa calon, termasuk mantan MCA Joel Ongoro, yang akan bersaing menggunakan partai MDG, dan Abraham Ayaya, dari partai DAP-K.
