— Teka-teki soal siapa pemain asing terakhir Persebaya Surabaya musim ini masih belum terjawab. Pelatih Eduardo Pérez Moran pun memilih bungkam ketika ditanya soal kehadiran striker asing pengganti Flavio Silva.
Sejak kepergian Flavio ke klub Afrika Selatan, Kaizer Chiefs, Persebaya Surabaya terus dikaitkan dengan beberapa nama asing. Namun, belum ada kepastian soal siapa yang akan menjadi rekrutan terakhir Green Force.
Publik dibuat penasaran karena lini depan Persebaya Surabaya masih menyisakan satu slot asing. Apalagi Eduardo Perez menegaskan urusan transfer bukan bagian dari wewenangnya.
“Saya tidak tahu. Ini pertanyaan lain yang perlu Anda tanyakan (ke manajemen),” ujar Perez singkat saat disinggung soal striker asing baru.
“Saya berbicara tentang pemain yang ada di lapangan.”
Pernyataan tersebut membuat spekulasi semakin liar di kalangan pendukung Persebaya Surabaya. Sejumlah nama pun mulai bermunculan, mulai dari Alef Firmino hingga eks Brighton, Jurgen Locadia.
Firmino, striker asal Brasil yang bermain di Liga Kroasia, diketahui telah mem-follow akun Instagram resmi Persebaya Surabaya. Sementara Locadia dilaporkan sudah menjalin komunikasi awal dengan manajemen tim.
Namun hingga kini, belum ada satu pun dari mereka yang resmi diumumkan sebagai pemain Persebaya Surabaya. Ini membuat lini depan Green Force masih belum sepenuhnya lengkap.
Kehilangan sosok poacher seperti Flavio jelas memberi dampak besar. Pasalnya, Flavio merupakan mesin gol utama musim lalu dan kerap jadi pembeda di laga-laga krusial.
Saat ini, Bruno Moreira menjadi opsi utama untuk mengisi posisi ujung tombak. Penyerang asal Brasil itu mencetak 10 gol musim lalu dan tampil konsisten.
Selain Bruno, ada juga nama Gali Freitas yang baru saja direkrut dari PSIS Semarang. Gali dikenal fleksibel dan bisa bermain sebagai winger maupun second striker.
Pemain lokal seperti Malik Risaldi, Alfan Suaib, dan Rizky Dwi Pangestu juga mengisi daftar lini depan Persebaya Surabaya musim ini. Namun, mereka masih butuh waktu dan jam terbang untuk bisa menggantikan peran Flavio secara penuh.
Dengan padatnya jadwal Liga 1 Indonesia 2025/2026, Persebaya Surabaya dituntut untuk segera merampungkan skuad.
Terutama di posisi penyerang yang masih menjadi sorotan utama.
Sementara itu, di sektor kiper, Persebaya Surabaya tetap mengandalkan Ernando Ari Sutaryadi. Ia akan bersaing bersama Andhika Ramadhani dan Ilham Al Arif, kiper muda yang dipromosikan dari EPA.
Ernando masih menjadi aset penting karena pengalamannya bersama Timnas Indonesia. Konsistensinya di bawah mistar akan sangat menentukan musim ini.
Lini belakang juga mengalami perombakan besar. Dua bek asal Makedonia Utara, Risto Mitrevski dan Dime Dimov, menjadi tulang punggung pertahanan.
Risto didatangkan dari Dewa United untuk menggantikan Slavko Damjanovic yang hengkang ke Bhayangkara FC. Dimov sendiri tetap dipertahankan setelah tampil solid musim lalu.
Rachmat Irianto dan Koko Ari Araya kembali memperkuat Persebaya Surabaya setelah sempat merantau. Keduanya membawa semangat lokal dan pengalaman penting untuk tim.
Nama-nama seperti Kadek Raditya, Mikael Tata, dan Arief Catur Pamungkas juga mengisi sektor pertahanan. Kedalaman lini belakang ini akan sangat berguna untuk rotasi di dua kompetisi besar musim ini.
Di lini tengah, Persebaya Surabaya punya kombinasi pemain muda dan senior yang menjanjikan. Francisco Rivera dan Milos Raickovic menjadi motor utama pengatur serangan.
Raickovic yang baru bergabung dari FK Otrant-Olympic membawa kekuatan baru di tengah. Sementara Rivera tetap jadi playmaker andalan.
Pemain muda seperti Toni Firmansyah, Sadida Nugraha, dan Sheva Kardanu juga siap mencuri perhatian. Mereka merupakan hasil binaan EPA yang sudah menunjukkan perkembangan signifikan.
Ada pula rekrutan muda seperti Moch Ichsas Baihaqi dan Dimas Wicaksono yang baru didatangkan dari klub Liga 2. Oktavianus Fernando dan Dejan Tumbas memperkuat kedalaman lini tengah.
Dengan skuad yang cukup solid di semua lini, hanya posisi striker asing yang masih menjadi lubang besar. Teka-teki ini membuat publik dan Bonek terus berspekulasi tiap harinya.
Wajar jika Eduardo Pérez bersikap hati-hati dalam memberikan pernyataan. Ia memilih fokus ke pemain yang sudah ada di lapangan dan menyiapkan taktik untuk laga-laga awal.
Namun, cepat atau lambat, Persebaya Surabaya harus segera mengumumkan striker asing barunya. Jika tidak, mereka bisa tertinggal dari tim-tim pesaing yang sudah lengkap secara komposisi pemain.
Dalam beberapa pekan ke depan, fans tentu berharap teka-teki ini segera terjawab. Akankah Alef Firmino atau Jurgen Locadia menjadi jawaban, atau justru sosok kejutan lain yang bakal diumumkan?
Satu hal yang pasti, tekanan akan terus mengarah ke manajemen Persebaya Surabaya hingga nama itu resmi diumumkan. Dan sebelum itu terjadi, publik akan terus menerka-nerka siapa yang akan jadi juru gedor baru Green Force musim ini.
