Presenter televisi Mesir Maha Al-Saghier menyampaikan pesan yang menyentuh kepada penontonnya melalui unggahan di halaman Facebook resminya, bertepatan dengan berlanjutnya masalah hukumnya dengan mantan suaminya, seorang seniman.Ahmed El Sakka.
Dengan kata-kata yang penuh kejujuran dan pengakuan, Maha mendorong para pengikutnya untuk mendekatkan diri kepada Allah dalam masa-masa kesulitan, menganggap langkah ini cukup untuk mengubah keadaan menjadi lebih baik, dengan merujuk pada pengalaman pribadinya yang dialami pada masa tersulitnya.
Nasehat Maha Al-Shaghil berdasarkan pengalamannya
Maha menulis dalam unggahannya: "Jika kamu merasa dunia ini gelap di matamu atau sesak, dekatkan dirimu kepada Tuhan, dan berbicaralah dengan-Nya, maka kamu akan mendapati hidupmu berubah menjadi lebih baik, dan ini berdasarkan pengalaman pribadi. Tuhan itu besar dan Ia mengerti kita semua."
Pernyataan ini mendapat respons yang luas, dengan para penggemar berduyun-duyun memberikan dukungan kepadanya di tengah kondisi sulit yang sedang dialaminya saat ini, terutama setelah perkembangan sengketa hukumnya dengan Al-Sikha.

Dalam konteks yang sama, Maha Al-Saghier berbagi sebuah klip video dari acaranya "Al-Setat Ma Ya3rufosh Yekadhabou" (Para Wanita Tidak Tahu Berbohong), di mana ia memberikan komentar objektif mengenai pentingnya saling menghormati dalam hubungan, serta nilai penghargaan antara kedua belah pihak, menegaskan bahwa eskalasi pertengkaran hingga terjadi kekerasan fisik dalam suatu hubungan akan merusaknya.
Tonton pernyataan Maha Al-Saghier tentang rasa hormat dalam hubungan:
Krisis Maha Al-Saghir dan Ahmed Al-Suwaq
Postingan Maha muncul bersamaan dengan berlanjutnya dampak dari dua laporan yang diajukan oleh dirinya dan sopir pribadinya terhadap Ahmed El Sakka, dengan tuduhan berkaitan dengan pelecehan verbal dan fisik serta menghalangi jalan mobilnya.
Di pihak lain, Maha menyatakan dalam keterangannya di hadapan kejaksaan bahwa kejadian tersebut tidak hanya terbatas pada perkataan saja, tetapi juga disertai dengan pelecehan verbal terhadap dirinya dan sopir pribadinya. Ia juga mengatakan bahwa Saqa menghentikan mobilnya secara paksa dan memotong jalannya, kemudian situasi memanas hingga terjadi pertengkaran sengit di depan petugas keamanan kompleks.
Maha juga menambahkan bahwa ia merasa takut untuk dirinya sendiri maupun anak-anaknya, terutama setelah berulang kali mengalami tekanan. Ia menegaskan bahwa dirinya telah diam untuk sementara waktu sebagai bentuk penghormatan terhadap nama ayah dari anak-anaknya, namun ia terpaksa menempuh jalur hukum setelah merasa situasi semakin tidak terkendali.
Sopir pribadi Maha yang masih muda hadir dan memberikan kesaksian kepada kejaksaan, mengklaim bahwa Al-Saqa tidak hanya terlibat dalam pertengkaran verbal dengan mantan istrinya, tetapi juga menyampaikan ancaman kepadanya, hingga mengisyaratkan penggunaan kekerasan jika ia terus mencampuri urusan mereka. Rekaman kamera pengawas di dalam kompleks perumahan tempat kejadian tersebut menunjukkan bahwa perselisihan hanya terbatas pada pembicaraan tajam di depan mobil Maha, di mana tampak Al-Saqa meminta untuk melihat dan memastikan kondisi putrinya, tanpa terbukti adanya kekerasan fisik secara langsung dari rekaman kamera tersebut.Dalam konteks berbagai versi yang beredar, Kejaksaan Oktober pertama mengeluarkan keputusan untuk membebaskan aktor Ahmed El Sakka dengan jaminan uang sebesar lima ribu pound Mesir, hingga selesainya penyelidikan terhadap dua laporan yang diajukan terhadapnya. Kejaksaan terus memeriksa bukti-bukti serta mendengarkan kesaksian para saksi dan sopir Maha, yang menyatakan bahwa dirinya dan pacarnya telah mengalami pelecehan verbal serta fisik. Sementara itu, El Sakka membantah tuduhan tersebut, menunjukkan bahwa intervensi sang sopir justru memperburuk situasi.
Komentar media tentang krisis Al-Sagheer dan Al-Sikka
Begitu juga, pembawa acara Marwa Sabry tidak tinggal diam. Ia menyampaikan pesan terbuka kepada Al-Sikha melalui programnya "Qa'edat Sitat", mengajaknya untuk mengakhiri perselisihan yang disebutnya sebagai "kemubaziran". Menurutnya, apa yang terjadi tidak pantas bagi seorang bintang besar sepertinya, maupun sebagai seorang ayah di hadapan anak-anaknya yang sudah dewasa. Ia juga mengekspresikan keterkejutannya atas eskalasi konflik antara kedua pihak.
Di sisinya, sang senimanFarida Saif al-NasrDia berbicara berdasarkan pengetahuannya tentang kedua belah pihak, menyayangkan bahwa Maha Al-Saghir dapat membuat laporan terhadap mantan suaminya dan ayah dari anak-anaknya. Ia menunjukkan bahwa pasti ada alasan tertentu yang menyebabkan perselisihan yang terjadi antara mereka. Ia menjelaskan bahwa Al-Saqa adalah orang yang terhormat dan tidak mungkin bertindak kasar terhadap keluarganya.
Lihat juga:Respon pertama Maha Al-Shaghir atas perceraiaannya dengan Ahmed El-Saka
Lihat juga:Setelah perceraian mereka: Foto-foto terbaik yang mempertemukan Ahmed El Sakka dan Maha Al Saghir
Lihat juga:Penampilan pertama Ahmed El Sakka setelah bercerai dari Maha Al-Saghier memicu kontroversi
Lihat juga:Upaya perdamaian: Perkembangan baru antara Ahmed El Sakka dan Maha Al-Saghier
Artikel ini telah diterbitkan di situs webBerita SB
