AI Vertikal: Peluang Emas bagi Perusahaan Teknologi Vietnam

Perusahaan-perusahaan teknologi besar Vietnam berada dalam posisi yang baik untuk menunjukkan nilai praktis dalam rantai nilai AI global, berdasarkan metrik ROI dan efisiensi operasional di berbagai industri.

Kenaikan AI vertikal

Sementara gelombang pertama AI berfokus pada model berbasis umum untuk penggunaan masal, gelombang berikutnya menunjukkan pergeseran ke arah vertical AI—AI yang dirancang khusus untuk sektor dan industri tertentu seperti layanan kesehatan, energi, manufaktur, dan otomotif—yang kini menjadi kekuatan signifikan dalam komersialisasi AI. Para ahli memprediksi bahwa vertical AI akan menghasilkan nilai ekonomi yang besar, dengan perkiraan dari AIM Research menyebutkan pasar global akan melampaui 100 miliar dolar AS pada tahun 2032.

AI semakin diarahkan untuk industri tertentu, mulai dari sistem diagnosis berbantuan AI di bidang kesehatan hingga pengelolaan operasional pabrik cerdas dan asisten keuangan dalam perbankan. Gartner memprediksi bahwa pada tahun 2026, 80% perusahaan akan telah mengadopsi agen AI yang spesifik untuk bidang tertentu.

Perubahan ini menciptakan peluang bagi perusahaan dengan kemampuan teknologi yang kuat, infrastruktur komputasi yang andal, dan pengetahuan industri yang mendalam untuk mengembangkan agen AI—rekan digital yang dirancang untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas kerja.

Dengan kompetensi AI yang menyeluruh—mulai dari infrastruktur hingga pengembangan model, serta pengalaman langsung dalam menyelesaikan permasalahan spesifik industri baik di dalam maupun luar negeri, FPT sedang memposisikan dirinya di depan tren ini, menawarkan pendekatan praktis yang berorientasi nilai untuk mengatasi berbagai tantangan besar bagi klien di seluruh dunia.

Menangkap peluang AI vertikal

Di Jepang, sebuah pasar yang sangat berkembang namun menghadapi tekanan dari sistem-sistem lama, banyak perusahaan masih bergantung pada platform perangkat lunak yang sudah berusia puluhan tahun. Sistem usang ini, yang terdiri dari jutaan baris kode yang ketinggalan zaman, menimbulkan biaya operasional tinggi, efisiensi rendah, serta kesulitan dalam mengintegrasikan teknologi modern. Sebagai contoh, sebuah perusahaan properti besar di Jepang pernah membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk memproses data internalnya akibat sistem yang terpecah-pecah dan sulit diautomasikan.

FPT telah bermitra dengan perusahaan-perusahaan di Jepang dan negara lain dalam perjalanan modernisasi digital mereka, memanfaatkan model AI untuk menginterpretasi dan menganalisis kode lama serta mengotomatisasi alur kerja pengolahan data. Dengan menggunakan xMainframe, teknologi milik FPT, perusahaan berhasil mengurangi jadwal proyek hingga 30% sekaligus membantu insinyur memahami sistem lama secara cepat dengan akurasi hingga 90%. Akibatnya, klien kini dapat memperbarui data setiap minggu daripada setiap bulan, meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan.

Pham Minh Tuan, Executive Vice President dari FPT Corporation dan CEO dari FPT Software, berbicara pada acara FPT Techday 2024. Foto oleh FPT

Ini hanyalah satu contoh bagaimana FPT memanfaatkan AI untuk mengatasi tantangan praktis yang spesifik bagi industri tertentu. "Kami fokus pada pengembangan AI khusus untuk sektor-sektor tertentu—niche market yang masih belum banyak digarap, di mana AI benar-benar dapat menciptakan nilai nyata dan berbeda," kata Pham Minh Tuan, Executive Vice President FPT Corporation dan CEO FPT Software.

Di sektor manufaktur, misalnya, FPT telah mengembangkan platform I2 yang memungkinkan perusahaan untuk memantau kualitas, memprediksi kebutuhan pemeliharaan, dan mengoptimalkan kinerja operasional melalui analisis data gambar dan suara dari jalur produksi.

Dalam bidang keuangan dan asuransi, solusi IvyChat menerapkan model bahasa besar (LLMs) untuk mengotomatisasi analisis data, mendukung evaluasi kinerja penjualan, dan meningkatkan pengelolaan data.

Dalam bidang kesehatan, solusi CareMate FPT, terutama fitur iTelemate-nya, memungkinkan dokter untuk dengan cepat memahami kondisi pasien melalui riwayat medis yang diringkas dan transkripsi multibahasa secara real-time, meningkatkan kualitas konsultasi dan komunikasi personal.

Solusi-solusi ini tidak hanya menampilkan kekuatan teknologi, tetapi juga mencerminkan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan unik setiap pasar, memberikan nilai praktis kepada perusahaan-perusahaan.

Faktor kunci dalam kepemimpinan FPT di bidang AI berbasis domain adalah transformasi organisasi internal perusahaan. Perusahaan sedang membentuk ulang tenaga kerjanya untuk menggabungkan keahlian manusia dengan AI, menciptakan tenaga kerja yang diperkuat oleh AI di mana setiap karyawan didukung oleh asisten AI pribadi. Asisten ini membantu mengoptimalkan pekerjaan sehari-hari, dari eksekusi hingga kreativitas, serta memastikan integrasi global.

Menurut Tuan, meskipun AI masih menghadapi kesulitan dalam hal empati terhadap pengguna, kepekaan budaya, dan desain pengalaman, AI dapat berfungsi sebagai platform untuk melatih, mendukung, dan mengembangkan generasi baru sumber daya manusia dengan kecepatan dan produktivitas yang lebih tinggi. Demikianlah cara manusia dan teknologi dapat berevolusi bersama, bukan sebagai pesaing, tetapi sebagai kolaborator yang mendorong peningkatan kualitas kerja dan kehidupan.

Seiring dengan pergeseran lanskap global menuju AI yang berfokus pada domain tertentu, FPT memperkuat posisinya sebagai pelopor, bukan hanya melalui kemampuan teknologi, tetapi juga melalui komitmen terhadap transformasi organisasi dan sumber daya manusia. Adaptabilitas ini akan menjadi kunci dalam membangun keunggulan kompetitif yang berkelanjutan dan mendorong kemajuan FPT di era AI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *