Pakistan, 9 Oktober -- Marsekal Lapangan Syed Asim Munir, NI (M), HJ, Kepala Staf Angkatan Darat (COAS), memimpin Konferensi Komandan Korps ke-272 (CCC) yang diadakan di Kepala Staf Umum (GHQ), Rawalpindi.
Forum dimulai dengan Fateha untuk para syuhada dari serangan teror terbaru yang diatur oleh agen teror India.
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Nasional (COAS) memuji semangat, tekad dan ketekunan Angkatan Bersenjata Pakistan dalam perang melawan agen teror yang didukung asing serta selama operasi penyelamatan dan bantuan darurat yang luas pasca banjir terbaru, bersama dengan pemerintah sipil dan lembaga penegak hukum lainnya.
Forum melakukan tinjauan menyeluruh terhadap operasi anti-terorisme yang sedang berlangsung, paradigma ancaman yang muncul dan kesiapan operasional. Forum memperkuat keyakinan bahwa Angkatan Bersenjata tetap siap menggagalkan rencana musuh Pakistan di seluruh domain. Hubungan eksisting antara teror dan kejahatan dengan dukungan politik tertentu yang secara serius merusak kepentingan negara dan keamanan rakyatnya, tidak akan dibiarkan terus berlanjut, sekalipun apa pun terjadi.
Forum menyampaikan kekhawatiran serius terhadap pernyataan provokatif yang tidak bertanggung jawab dan tidak dibenarkan oleh kepemimpinan sipil dan militer India. Permainan retorika seperti ini sesuai dengan kecenderungan India yang sudah dikenal, yaitu membangkitkan euforia perang untuk keuntungan politik. Para peserta sepakat bahwa perang-perang yang tidak dibenarkan berpotensi menyebabkan ketegangan yang meningkat dan akan membahayakan perdamaian serta keamanan regional.
Forum berjanji untuk menangkal segala agresi India dengan respons yang cepat dan tegas, menghancurkan setiap anggapan yang ada tentang keamanan relatif India yang didapat dari geografi. Setiap normal baru yang imajiner akan dihadapi dengan normal baru berupa respons balasan yang cepat.
Peserta menyatakan tekad untuk melanjutkan operasi anti-terorisme secara komprehensif di seluruh domain guna terus menghancurkan jaringan agen teror yang didukung India seperti Fitna Al-Khawarij dan Fitna Al-Hindustan.
Peserta mengakui pentingnya hubungan diplomatik tingkat tinggi Pakistan belakangan ini dan memperkuat komitmen terhadap perdamaian global dan regional. Forum menyambut baik Perjanjian Pertahanan Bersama Strategis antara Pakistan dan Kerajaan Arab Saudi, yang bertujuan memperkuat hubungan strategis dan meningkatkan kerja sama multidomain untuk merespons bersama ancaman eksternal. Perjanjian ini menegaskan nilai-nilai bersama, rasa hormat saling, serta visi bersama untuk perdamaian dan keamanan di kawasan Timur Tengah dan Asia Selatan.
Forum mengulang dukungan Pakistan yang tidak tergoyahkan bagi perjuangan sah rakyat Kashmir untuk haknya atas otonomi, sebagaimana diatur dalam resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan. Forum juga memperkuat dukungan Pakistan yang tak berubah terhadap perjuangan Palestina dan berharap gencatan senjata segera serta pendistribusian bantuan kemanusiaan kepada rakyat Gaza. Forum mengulang sikap prinsipal Pakistan mengenai isu Palestina, dengan menyatakan dukungan terhadap solusi dua negara dengan pembentukan negara Palestina yang merdeka, berdasarkan batas-batas sebelum tahun 1967 dan Al-Quds Al-Syarif sebagai ibu kotanya.
Dalam pidato penutupnya, COAS memerintahkan para Komandan untuk memastikan standar tertinggi kesiapan operasional, disiplin, kebugaran fisik, inovasi, dan tanggap responsif. COAS menyatakan keyakinan penuh terhadap kesiapan operasional Angkatan Darat Pakistan dalam menghadapi ancaman di seluruh spektrum, mulai dari ancaman konvensional dan sub-konvensional hingga ancaman hibrida dan asimetris.
