Agenda Transformasi Tentara Berpegang pada Peningkatan Kapasitas, Kesejahteraan Prajurit – KASAD

Kepala Staf Angkatan Darat, Letnan Jenderal Olufemi Oluyede, mengatakan bahwa agenda transformasi Tentara Nasional Nigeria kini berlandaskan peningkatan kesejahteraan dan kapasitas profesional personelnya.

Ia mengatakan hal ini merupakan bagian dari upaya untuk meremposisi pasukan demi efektivitas operasional dan pelayanan nasional yang lebih besar.

Berbicara pada acara pengarahan yang menandai dimulainya rangkaian perayaan Hari Tentara Nigeria 2025 di Abuja kemarin, Kepala Staf Angkatan Darat (COAS) mengatakan bahwa fokus terhadap kesejahteraan tentara tercermin dalam tema acara tahun ini, "Mengembangkan Konsep Tentara Terlebih Dahulu: Urgensi bagi Upaya Transformasi Angkatan Darat Nigeria."

Yang diwakili oleh Kepala Urusan Sipil-Militer Nigeria (Angkatan Darat), Mayjen. Gold Chibuisi, KASAD mengatakan: "Tema ini dipilih secara cermat karena mencerminkan upaya pembaruan kami untuk mentransformasikan Angkatan Darat dengan menjadikan para tentara sebagai prioritas utama."

TNI Nigeria, sebagai alat persatuan nasional, integrasi, dan pembangunan, telah mencapai kemajuan signifikan dalam inovasi, penelitian dan pengembangan, hubungan sipil-militer, serta kemajuan teknologi untuk lebih memperlengkapi tentara dalam melaksanakan tanggung jawab konstitusionalnya.

Oluyede menegaskan kembali bahwa Angkatan Darat berkomitmen untuk memastikan kesejahteraan para perwira dan anggotanya menjadi fondasi utama reformasi internalnya.

"Kami menyadari bahwa efektivitas Tentara terletak pada kualitas dan kesejahteraan prajurit. Ketika prajurit dirawat dengan baik, dilatih dengan baik, dan dilengkapi dengan baik, negara menjadi lebih aman dan demokrasi kita lebih kuat," katanya.

Kepala staf tentara menekankan upaya Tentara untuk berinovasi, memodernisasi, dan meningkatkan kemampuannya dalam rangka pembangunan dan keamanan nasional.

Ia mengatakan: "Tentara Nasional Nigeria sebagai alat persatuan, integrasi, dan pembangunan nasional, telah membuat kemajuan signifikan dalam inovasi, penelitian dan pengembangan, hubungan sipil-militer, serta kemajuan teknologi untuk lebih memperlengkapi tentara dalam melaksanakan tanggung jawab konstitusionalnya."

Letjen Oluyede menunjukkan bahwa dalam waktu belakangan ini, Nigeria telah menghadapi musuh-musuh perdamaian dan agen-agen kekacauan yang telah membawa terorisme ke perbatasan serta menyebabkan berbagai masalah keamanan internal.

Namun, ia mengatakan bahwa Angkatan Darat tidak akan mengendurkan upayanya untuk memastikan keamanan rakyat dan keberlangsungan demokrasi di negara tersebut.

Akhir-akhir ini, negara kita terpaksa berhadapan dengan musuh-musuh perdamaian dan agen-agen kekacauan yang telah membawa terorisme ke perbatasan kita serta menyebabkan berbagai masalah keamanan internal. Meskipun demikian, Angkatan Darat Nigeria telah bangkit menghadapi tantangan ini untuk mencegah para teroris tersebut mengganggu warisan budaya kita atau mencoreng kesucian kedaulatan negara.

Dalam hal ini, Tentara Nigeria tidak akan mengendurkan upayanya untuk memastikan keamanan rakyat Nigeria dan keberlanjutan demokrasi kita.

Oluyede juga menyoroti sejarah dan warisan panjang Tentara Nigeria yang telah berdiri selama 162 tahun pada tahun ini.

Ia menelusuri asal usul Angkatan Darat hingga tahun 1863 ketika Letnan Glover dari Angkatan Laut Kerajaan Inggris mendirikan "Glover Hausas," sebuah pasukan lokal kecil yang menjadi dasar bagi apa yang kelak menjadi pilar utama struktur pertahanan Nigeria.

Dari dua Perang Dunia hingga perang saudara kita sendiri, serta dari penjagaan perdamaian di seluruh Afrika hingga pertempuran berkelanjutan melawan terorisme, tentara Nigeria belum pernah gagal dalam memenuhi panggilan tugas.

"Perayaan ini bukan hanya waktunya untuk menghormati warisan tersebut tetapi juga untuk memastikan bahwa tentara Nigeria saat ini diberdayakan untuk menghadapi tantangan baru dan muncul," tambahnya.

Sebagai bagian dari kegiatan NADCEL 2025, Oluyede mengatakan bahwa Angkatan Darat akan meresmikan proyek kerja sama sipil-militer, menyediakan layanan medis gratis, serta melaksanakan program pemberdayaan masyarakat yang dipimpin oleh Asosiasi Istri Perwira Angkatan Darat Nigeria.

Kuliah umum dan kegiatan di sekolah juga akan diselenggarakan di berbagai wilayah untuk mempromosikan nilai-nilai nasional dan tanggung jawab kewarganegaraan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada media atas peran mereka dalam membentuk persepsi publik terhadap militer, mengatakan "penting untuk mengakui kemitraan yang telah lama kita jalin dengan kalian, yang telah secara signifikan meningkatkan operasi kami dalam waktu belakangan ini."

Saya menegaskan kembali komitmen kami untuk mempertahankan hubungan kerja yang harmonis dengan Anda, para pemangku kepentingan keamanan lainnya, serta seluruh warga Nigeria yang memiliki niat baik.

Hak Cipta 2025 Vanguard. Seluruh hak dilindungi undang-undang. Didistribusikan oleh AllAfrica Global Media ().

Ditandai: Nigeria, Urusan Senjata dan Militer, Afrika Barat, Konflik, Perdamaian dan Keamanan

Disediakan oleh SBNews Media Inc. ( SBNews.info ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *