Bank Komunitas melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 29%

sebagai laba setelah pajak meningkat menjadi GH₵2,9 juta

Oleh Ernest Bako WUBONTO

Bank Komunitas telah melaporkan kinerja keuangan yang kuat untuk tahun berakhir 2024, di tengah tantangan ekonomi, mencapai peningkatan 29 persen dalam pendapatan total.

Pendapatan bank naik dari GH₵13,24 juta pada 2023 menjadi GH₵17,07 juta pada 2024, termasuk GH₵150.000 pencairan dana yang terkunci.

Selain itu, laba mengalami pertumbuhan signifikan secara tahunan. Laba setelah pajak meningkat dari GH₵1,2 juta pada 2023 menjadi GH₵2,9 juta, yang merupakan ekspansi sebesar 127 persen. Ekuitas juga meningkat secara signifikan sebesar 51 persen dari GH₵5,4 juta pada 2023 menjadi GH₵8,1 juta, terutama karena laba yang dicapai selama tahun ini.

Berbicara dalam Rapat Umum Tahunan ke-37 (AGM) bank, Ketua Dewan, Seth Nii Sodjah Quao, mengatakan bahwa pertumbuhan ini didorong oleh kinerja yang kuat dalam pendapatan investasi dan bunga pinjaman serta pencairan, serta kenaikan sembilan persen dalam pendapatan biaya dan komisi dari GH₵1,4 juta menjadi GH₵1,6 juta.

"Strategi perbaikan kami mulai memberikan hasil, tetapi kami tetap fokus pada ketahanan jangka panjang dan pertumbuhan yang berorientasi pelanggan," katanya.

Ia menambahkan bahwa meskipun menghadapi tantangan ekonomi, termasuk dana sebesar GH¢17 juta yang terkunci dari pembersihan sektor keuangan tahun 2018 dan kerugian sebesar GH¢35 juta dari Program Pertukaran Utang Dalam Negeri (DDEP), total deposito dan aset meningkat masing-masing sebesar 21 persen dan 30 persen.

Bapak Quao memberi tahu para pemegang saham bahwa Dewan Direksi mengusulkan dividen sebesar GH₵759.777, yang setara dengan GH₵0,04 per saham, tergantung persetujuan dari Bank Ghana (BoG).

"Menyenangkan bahwa kita telah membawa bank kembali ke masa pembagian dividen. Namun, fokus kami yang tak kenal lelah dalam memenuhi kebutuhan pelanggan akan membantu kami mencapai tujuan kami untuk kesuksesan jangka panjang bank yang bermanfaat bagi seluruh pemegang saham kami," katanya menjamin.

Ketua dewan menambahkan bahwa sesuai dengan komitmennya terhadap pengembangan masyarakat, bank juga telah menyiapkan GH₵100.000 masing-masing untuk Dana Pengembangan Kota La dan Dana Pendidikan La.

Seorang pemegang saham, Samuel Dadzie, memuji pertumbuhan aset total bank yang melebihi GH₵110.436.263 sebagai kemajuan signifikan yang layak dipuji.

Ia meminta dewan untuk terus melanjutkan trajektori pertumbuhan neraca sambil memperluas aset bank.

Selain itu, dia menyampaikan penyesalannya mengenai portofolio pinjaman bank, yang menunjukkan bahwa hanya 20 klien yang menyumbang sekitar 43 persen dari pinjaman bank, situasi yang dia deskripsikan sebagai terlalu berisiko dan harus direstrukturisasi.

Ketua dewan mengakui bahwa masalah 20 klien yang memiliki utang tinggi telah disoroti oleh regulator, sehingga manajemen sadar untuk menangani hal tersebut.

Kepatuhan Sosial Perusahaan (CSR)

Pernyataan tahunan bank menyoroti bahwa La Community Bank memperkuat komitmennya terhadap dampak sosial melalui dukungan pendidikan dengan donasi bahan pembelajaran elektronik ke Sekolah Memorial Nii Amaa Ollennu.

Di bidang kesehatan, bank bekerja sama dengan Planned Parenthood Association of Ghana (PPAG) untuk pemeriksaan kanker payudara gratis di La.

Prospek untuk 2025

Dewan menyatakan bahwa meskipun kondisi ekonomi global tetap volatil, manajemen optimis tentang stabilitas sektor luar negeri Ghana, yang didukung oleh ekspor emas dan kakao serta aliran remitan.

Dewan menekankan keselarasan organisasi, kesejahteraan staf, dan budaya inklusif sebagai penggerak utama untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.

"Dasar yang kuat telah dibangun sejak kami memulai strategi perbaikan kami, dan saya percaya bahwa kami telah fokus pada prioritas yang tepat seiring kami terus membangun dan memperkuat bank," kata penutup.

Kepala Eksekutif Bank, Peter Vanderpuije, di pihaknya menyatakan bahwa semester pertama tahun 2025 telah menunjukkan hasil yang menggembirakan karena semua indikator kinerja menunjukkan variasi positif. Namun, kebijakan pemerintah terbaru telah membuat perlu adanya perubahan dalam strategi. Oleh karena itu, Manajemen merasa perlu untuk mereorganisasi strategi penjualan pinjaman, memperluas dasar pasar dan memperkenalkan produk baru untuk demografi pasar yang baru.

"Pada paruh kedua tahun 2025, pengelolaan dana yang bijaksana, mereorganisasi bisnis keuangan mikro kami dan mendukung startup tetap menjadi satu jaminan pasti untuk mempertahankan bisnis kami," katanya.

Disediakan oleh SBNews Media Inc. (SBNews.info).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *