Hutan Kota

Pakistan, 22 Juli -- Pakistan sedang urbanisasi secara cepat, dan dari sudut pandang keuangan, sangat baik bahwa kita mulai memulai kemajuan ekonomi. Namun, kita harus memastikan bahwa kita tidak memulai pertumbuhan ekonomi dengan mengorbankan lingkungan kita. Kota-kota kita berkembang secara eksponensial; namun, ekspansi cepat ini tertutup oleh peningkatan masalah lingkungan.

Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) menyatakan bahwa Pakistan memiliki tingkat urbanisasi tertinggi di Asia Selatan. Faktanya, Divisi Populasi PBB memprediksi bahwa hampir setengah populasi Pakistan diperkirakan akan tinggal di kota-kota pada tahun 2025. Angka yang telah dibahas sebelumnya harus menjadi peringatan bagi kita untuk memperkuat keanekaragaman hayati di area perkotaan kita dan membuatnya lebih layak huni bagi kita sendiri maupun bagi berbagai bentuk kehidupan di bumi. Pertanyaan yang muncul di sini adalah, bagaimana kita bisa mewujudkannya? Jawabannya cukup sederhana. Kita harus mengintegrasikan hutan di area perkotaan kita agar menjadi adil secara sosial, layak secara ekologis, dan berkelanjutan secara finansial bagi semua orang.

Dari pandangan burung, kawasan perkotaan kita hanyalah hutan beton, dan yang dapat kita lihat hanyalah bangunan dengan berbagai bentuk dan ukuran sejauh mata memandang. Kita perlu mengubah tren yang ada ini dengan mengintegrasikan hutan dalam landscape perkotaan kita.

Apakah Anda tahu bahwa pohon adalah teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon yang paling murah, karena mereka menyerap gas karbon dioksida dari atmosfer dan menyimpannya dalam biomassa mereka? Dengan demikian, dengan memasukkan hutan dalam lingkungan perkotaan kita, kita pasti dapat memberikan kesempatan kepada daerah perkotaan kita untuk mendingin selama bulan musim panas terpanas dengan meminimalkan efek pulau panas perkotaan.

Semakin cepat kita memasukkan hutan ke dalam lingkungan perkotaan, semakin mudah bagi kita untuk melawan gelombang panas dan dampak negatif perubahan iklim lainnya terhadap kota-kota kita. Menurut situs web Komisi Eropa, jika kota-kota Eropa meningkatkan tutupan pohonnya menjadi 30%, hal ini dapat membantu mereka mengurangi efek pulau panas perkotaan dan meminimalkan kematian akibatnya. Nordic Forest Research menyebutkan bahwa hutan perkotaan mengurangi suhu hingga 8 derajat Celsius dan dengan demikian membantu kota-kota dalam mendinginkan diri serta mengurangi penggunaan AC sebesar 30%.

Hutan perkotaan menciptakan situasi yang saling menguntungkan bagi ekonomi dan lingkungan. Mereka membuat kota kita lebih tangguh dan menyediakan berbagai produk dan layanan ekosistem. Laporan dari Universitas Negeri North Dakota (NDSU) menunjukkan bahwa pohon di daerah perkotaan di Amerika Serikat (AS) memberikan manfaat ekonomi senilai 73 miliar dolar AS dengan menyediakan layanan ekosistem seperti penyerapan karbon, pengurangan polusi udara, dan pengurangan limpasan air hujan. Dari segi nilai estetika, properti di AS yang memiliki pohon di halamannya memiliki nilai keuangan yang lebih tinggi dibandingkan properti tanpa pohon sama sekali. Akhirnya, kehutanan perkotaan memberikan manfaat keuangan sebesar 35 miliar dolar AS bagi perekonomian AS setiap tahunnya.

Pakistan juga dapat memperoleh manfaat lingkungan dan keuangan yang sama dengan mengintegrasikan hutan perkotaan di kota-kota kita. Ada kebutuhan mendesak bagi kita untuk mengubah kota-kota kita menjadi ekosistem yang mampu menopang kita dan semua bentuk kehidupan lain yang berbagi planet indah ini bersama kita. Penting bagi setiap kota kecil, menengah, dan besar di Pakistan untuk menyisihkan lahan yang kemudian dapat digunakan untuk menanam hutan asli. Selain itu, kita perlu memanfaatkan ruang yang tersedia di area perkotaan secara lebih strategis untuk menanam pohon asli serta membangun atap hijau dan dinding hijau agar kota-kota kita menjadi lebih hijau daripada sekarang.

Apakah Anda tahu bahwa kota London sendiri memiliki lebih dari 8,4 juta pohon di bagian dalam dan luar kota? Faktanya, sebuah laporan berjudul "Valuing London's urban forest" menunjukkan bahwa 14% kota London tertutup oleh pohon, yang memberikan manfaat ekonomi senilai £132,7 juta setiap tahun sebagai produk dan layanan ekosistem bagi kota London dan penduduknya. Dalam satu dekade, manfaat keuangan yang akan diperoleh London dari hutan perkotannya akan mencapai lebih dari £1,3 miliar. Jika kota London dapat memiliki hutan perkotaan, maka kota-kota di Pakistan juga dapat memiliki hutan untuk meningkatkan lingkungan setempat. Setelah semua, inti dari keberlanjutan adalah memahami bahwa kita berbagi planet indah ini dengan jutaan spesies lain, dan kita harus hidup berdampingan dengan alam.

Pada kesimpulannya, kita perlu membuat kota-kota kita layak huni bagi semua. Ideologi hutan beton tidak lagi berjalan hari ini maupun akan berjalan 20 tahun dari sekarang. Kita perlu merancang ulang kota kita dengan mengintegrasikan hutan perkotaan, atap hijau, dan dinding hijau, yang akan mengubahnya dari sumber karbon menjadi penyerap karbon. Kita memiliki kemampuan untuk mewujudkan hal ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *