Sumber: Saudi Gazette
MAKKAH – Tim patroli Keamanan Umum Arab Saudi berhasil menangkap dua warga negara Mesir—seorang pria dan seorang wanita—karena diduga terlibat dalam penipuan kampanye haji palsu di wilayah Makkah.
Modus Operandi: Penawaran Layanan Haji Palsu Lewat Media Sosial
Kedua tersangka diketahui menyebarkan iklan kampanye haji fiktif melalui platform media sosial. Mereka menawarkan layanan akomodasi dan transportasi di wilayah suci, namun semua informasi tersebut tidak benar alias palsu.
Pihak keamanan mengonfirmasi bahwa kedua pelaku telah melanggar peraturan haji, dan saat ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Umum (Public Prosecution) setelah menjalani proses hukum awal.
Imbauan dari Keamanan Umum Arab Saudi
Pihak Keamanan Umum (Public Security) mengimbau masyarakat, baik warga negara maupun penduduk asing, untuk:
- Selalu mematuhi peraturan haji yang berlaku di Kerajaan Arab Saudi.
- Tidak mudah percaya terhadap penawaran kampanye haji yang tidak resmi, khususnya melalui media sosial.
- Melaporkan pelanggaran atau kegiatan mencurigakan melalui nomor darurat berikut:
- 911 untuk wilayah Makkah, Madinah, Riyadh, dan Provinsi Timur
- 999 untuk wilayah-wilayah lainnya
Pentingnya Waspada terhadap Penipuan Haji
Setiap tahun, jutaan jemaah dari seluruh dunia datang ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji. Oleh karena itu, pihak berwenang terus meningkatkan pengawasan terhadap praktik penipuan yang menyasar para calon jemaah. Warga diimbau untuk hanya mendaftar melalui agen perjalanan resmi yang telah mendapat izin dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.
