Sumber: Saudi Gazette
RIYADH – Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan bahwa sebanyak 11.763 warga asing ilegal telah dideportasi dalam sepekan terakhir, sebagai bagian dari operasi intensif penertiban pelanggaran keimigrasian yang dilakukan dari 8 hingga 14 Mei 2025.
Total Pelanggar yang Diamankan
Dalam rentang waktu tersebut, 14.987 pelanggar berhasil diamankan oleh aparat keamanan yang bekerja sama dengan berbagai lembaga pemerintah terkait. Mereka terdiri dari:
- 9.212 pelanggar Undang-Undang Kependudukan
- 3.502 pelanggar Undang-Undang Keamanan Perbatasan
- 1.873 pelanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan
Upaya Penyusupan ke Arab Saudi
Dari total pelanggaran, 1.268 orang tertangkap saat mencoba menyusup ke wilayah Kerajaan. Data kewarganegaraan mereka mencakup:
- 62% warga negara Ethiopia
- 35% warga negara Yaman
- 3% dari negara lain
Sebanyak 23 orang yang diduga terlibat dalam membantu para pelanggar, seperti menyediakan tempat tinggal, kendaraan, atau pekerjaan, juga turut ditangkap.
Tindakan Lanjutan
- 17.567 orang saat ini sedang menjalani proses pengurusan dokumen melalui perwakilan diplomatik masing-masing.
- 1.349 orang sedang menyelesaikan pemesanan tiket pulang.
- Sementara itu, 23.318 penduduk ilegal (22.263 pria dan 1.055 wanita) kini berada dalam proses hukum lebih lanjut sebelum dikenai sanksi.
Ancaman Hukuman Bagi Pelaku Fasilitasi
Kementerian memperingatkan bahwa siapa pun yang:
- Menyembunyikan
- Mengangkut
- Memberikan bantuan atau mempekerjakan pendatang ilegal
…dapat dikenai hukuman berat, termasuk penjara hingga 15 tahun, denda maksimal SR1 juta, serta penyitaan kendaraan atau properti yang digunakan.
Saluran Pelaporan Pelanggaran
Masyarakat diminta aktif melaporkan pelanggaran melalui:
- 911 untuk wilayah Makkah, Riyadh, dan Provinsi Timur
- 999 dan 996 untuk wilayah lainnya di Arab Saudi
