Berhenti mengganti nama lembaga pendidikan

KONTROVERSI meletus baru-baru ini setelah Gubernur Oyo State Seyi Makinde mengganti nama The Polytechnic, Ibadan, dengan nama pendirinya, Omololu Olunloyo. Pengumuman ini dibuat selama acara perayaan interdenominasi tanggal 20 Juni untuk gubernur yang meninggal, memicu debat yang luas.

Mengganti nama lembaga sejarah dengan nama individu bukanlah cara yang tepat untuk mengabadikannya. Meskipun Makinde melihat penggantian nama sebagai penghormatan yang pantas terhadap kontribusi Olunloyo dalam pendidikan dan pemerintahan di Negara Bagian Oyo, pendekatan ini memiliki kelemahan yang mendalam.

Sebelumnya, gubernur telah menandatangani sebuah undang-undang yang mengubah Oke Ogun Polytechnic, Saki, menjadi Michael Koleosho Polytechnic, Saki.

Didirikan pada 7 Agustus 1970 sebagai pengganti Teknik College sebelumnya, Ibadan, The Polytechnic, Ibadan didirikan untuk menyediakan pendidikan tinggi alternatif dan pengambilan keterampilan teknis. Selama beberapa dekade, telah membangun identitas dan warisan unik.

Sayangnya, politisi Nigeria sering membuat keputusan yang tidak sehat, sehingga bahkan lembaga yang dihormati menjadi alat politik. Institusi pendidikan tinggi seharusnya mencerminkan visi dan prinsip pendirinya, bukan menjadi platform untuk tindakan politik yang bersifat egois.

Para pemangku kepentingan tidak diam. Pemerintahan Mahasiswa mengajak DPR Daerah Oyo untuk menolak perubahan nama tersebut, menyebutnya sebagai "tidak dapat dibenarkan" dan "ancaman terhadap identitas dan warisan" lembaga tersebut. Mahasiswa telah melakukan protes sebagai respons.

Ketua Serikat Karyawan Non-Akademik, Yomi Akande, dan konsorsium pemangku kepentingan yang peduli juga menyampaikan "kekecewaan mendalam dan penolakan kategoris" terhadap perubahan nama tersebut, menggambarkannya sebagai "tidak peka" dan "tanpa konsultasi".

Mereka menekankan bahwa The Polytechnic, Ibadan, lebih dari sekadar lembaga pendidikan; itu adalah identitas, warisan, dan simbol kebanggaan bagi generasi-generasi Nigerians.

Makinde telah menyatakan bahwa dia akan mempertimbangkan kembali hanya jika diberikan argumen yang kuat, tetap berpendapat bahwa perubahan nama mengakui kontribusi Olunloyo terhadap lembaga dan pendidikan di negara tersebut.

Namun, keputusan ini menunjukkan ketidakterkesan terhadap ideal-ideal yang mendasari pendirian politeknik tersebut. Citra dan identitas lembaga yang dibangun dengan susah payah seiring berjalannya waktu tidak bisa dengan mudah dihapuskan oleh keputusan yang sewenang-wenang. Keputusan ini telah bertahan melalui berbagai pemerintahan dan tetap menjadi simbol dari aspirasi intelektual rakyat.

Sejarah memberikan contoh peringatan. Ketika Presiden Goodluck Jonathan mengganti nama Universitas Lagos menjadi Universitas Moshood Abiola pada 29 Mei 2012, langkah tersebut mendapat kecaman luas, protes, dan tantangan hukum dari mahasiswa dan alumni.

Jonathan akhirnya membatalkan keputusan tersebut pada 22 Februari 2013, setelah berbulan-bulan menolak. Secara serupa, Universitas Ife diubah namanya menjadi Universitas Obafemi Awolowo oleh mantan Kepala Negara Ibrahim Babangida pada tahun 1987, tetapi julukan ikonik institusi tersebut, 'Great Ife,' masih bertahan di kalangan lulusan dan mahasiswa.

Lembaga pendidikan memiliki jiwa, filosofi, dan identitasnya sendiri.

Mereka adalah merek-merek yang esensinya melampaui generasi dan seharusnya diperingati, bukan dikurangi dengan pemberian nama individu. Di negara-negara yang menghargai pendidikan, warisan seperti itu secara hati-hati dijaga.

Dengan mengganti nama The Polytechnic, Ibadan, Makinde sedang mencari kontroversi yang tidak perlu. Kota tersebut adalah pusat pembelajaran ikonik dan ibu kota wilayah Barat yang dulu ada—sebuah basis bagi intelektual Yoruba.

Politeknik Ibadan tidak dapat hanya dikaitkan dengan nama seseorang tanpa secara tidak adil menghilangkan karakter uniknya. Ini tidak dapat diterima.

Jika Makinde ingin menghormati Olunloyo, dia bisa memberi nama aset negara lain kepadanya, atau menamai sebuah aula atau bangunan di kampus.

Politeknik Ibadan adalah warisan yang harus dipertahankan untuk generasi mendatang.

Disediakan oleh SBNews Media Inc. (SBNews.info).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *