Garissa MCAs mengesahkan mosi untuk membangun stasiun pemadam kebakaran di pasar kota

Sidang di Garissa pada hari Kamis mengesahkan sebuah mosi yang memaksa pemerintah kabupaten untuk segera membangun sebuah stasiun pemadam kebakaran yang dilengkapi secara lengkap di pasar Soko Mugdi, menyusul sering terjadinya kehilangan mata pencaharian oleh para pedagang di kota tersebut.

Pada hari Senin, terjadi kebakaran di pasar yang sibuk, menghancurkan beberapa kios.

Pasar ini menjadi tempat bagi puluhan pedagang yang menjual sayuran segar, bahan pokok, pakaian, elektronik, dan barang-barang kebutuhan rumah tangga.

Pemadam kebakaran dan penduduk setempat bersama-sama berusaha memadamkan api, tetapi beberapa bangunan telah lebih dulu terbakar sebelum bantuan tiba.

Penduduk mengatakan alasan mengapa api menghanguskan sebagian besar pasar adalah karena mobil pemadam kebakaran berada empat kilometer dari pasar, sehingga membutuhkan waktu lama untuk tiba dan memberikan respons.

Wakil Rakyat Garissa Town MCA Hussein Mohamed, yang juga merupakan Pemimpin Oposisi, mengajukan mosi yang mendapat dukungan penuh dari rekan-rekannya.

Gerakan ini memaksa pemerintah kabupaten untuk mendirikan stasiun pemadam kebakaran modern yang dilengkapi dengan petugas pemadam kebakaran yang telah terlatih secara profesional serta mobil pemadam kebakaran yang dilengkapi peralatan modern yang mampu mengendalikan secara efektif kebakaran di pasar.

Hussein mengatakan perlu bertindak tegas untuk mencegah bencana kebakaran serupa di masa depan dengan segera mendirikan stasiun modern di dalam pasar sebagai bagian dari langkah mitigasi kesiapsiagaan.

“Pasar Soko Mugdi bukanlah pasar biasa. Ini adalah pusat ekonomi kawasan Garissa dan pusat penting perdagangan serta lapangan kerja di seluruh wilayah kabupaten,” kata pemimpin oposisi saat mengajukan mosi tersebut.

“Beberapa hari yang lalu kami melihat ratusan pedagang dan penduduk menonton tanpa daya saat api membakar habis kios mereka, menghanguskan barang dagangan mereka. Mereka adalah orang-orang yang telah berinvestasi besar dalam usaha mereka dan sangat menyedihkan melihat mereka kehilangan segalanya,” katanya.

Hussein menyesali bagaimana kebakaran tersebut membuat ribuan keluarga kehilangan penghasilan untuk keenam kalinya, mencatat bahwa sebagian besar dari mereka masih berusaha membangun kembali mata pencaharian mereka dari kerugian sebelumnya.

Usulan tersebut juga menyerukan alokasi dana yang cukup dalam siklus anggaran mendatang untuk mendukung pembangunan dan pengoperasian stasiun pemadam kebakaran.

Lebih lanjut lagi, hal ini menyerukan perlunya pemerintah kabupaten melakukan penilaian kebakaran secara menyeluruh dan pemetaan bahaya bagi pasar dan wilayah sekitarnya untuk memberikan informasi dalam penyusunan zona, protokol keselamatan, serta strategi mitigasi bencana di masa depan.

Ini juga merekomendasikan peluncuran kampanye sensitisasi dan jangkauan publik yang berkelanjutan untuk mendidik pedagang, pekerja, dan komunitas sekitarnya mengenai pencegahan kebakaran, prosedur respons darurat, serta praktik keselamatan umum.

Pasar yang berfungsi sebagai pasar terbesar di kabupaten Garissa, merupakan salah satu sumber pendapatan utama pemerintah kabupaten.

Namun, frekuensi kebakaran yang terjadi di pasar, yang sering disalahkan pada api yang tidak terawasi di tempat makan dalam pasar, kabel yang bermasalah, kemacetan, perencanaan yang buruk, serta keterlambatan respons terhadap penanganan kebakaran, tetap menjadi kekhawatiran yang semakin meningkat bagi para pedagang.

Kepala Dinas Pelayanan Umum Geoffrey Ruku, yang mengunjungi pasar sehari setelah terbakar, mengatakan bahwa rencana pemerintah untuk membangun pasar modern baru sudah dalam tahap lanjut, dan mencatat bahwa proyek tersebut saat ini berada pada tahap akhir pengadaan.

Pemerintah bertekad untuk membangun pasar modern baru dan dana untuk proyek ini sudah dialokasikan. "Kementerian Perumahan yang akan melakukannya," katanya.

Analisis instan

Pasar Garissa merupakan pusat perdagangan utama di wilayah tersebut, yang melayani penduduk setempat maupun pedagang dari kabupaten tetangga. Pasar ini menjadi tempat bagi puluhan penjual yang menjual hasil pertanian segar, bahan pokok, pakaian, elektronik, dan barang-barang kebutuhan rumah tangga. Di antara yang paling terdampak parah adalah para pedagang buah-buahan dan sayuran. Telah terjadi beberapa kali kebakaran di pasar tersebut, yang menyebabkan kerugian besar sebelum kejadian terakhir yang terjadi pada bulan Juni, beberapa bulan menjelang pemilu umum 2022.

Disediakan oleh SBNews Media Inc. ( SBNews.info ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *