Orang tua adalah terapis terbaik untuk anak-anak tuna rungu, kata para ahli

Orang tua dan wali telah diidentifikasi sebagai pihak-pihak yang memegang peran penting dalam mendukung anak-anak dengan gangguan pendengaran.

Hal ini ditekankan dalam sebuah lokakarya kurikulum keluarga yang diselenggarakan oleh MED-EL Afrika, bekerja sama dengan National Ear Centre, Kaduna, dan Khalifa Medical and Hearing Limited.

Tujuan dari lokakarya ini adalah memberikan bekal kepada orang tua dan wali anak-anak yang mengalami gangguan pendengaran, khususnya mereka yang menggunakan implan koklea dan perangkat pendengaran lainnya, dengan keterampilan serta strategi praktis untuk mendukung anak-anak mereka di rumah.

Berbicara pada acara tersebut, Spesialis Rehabilitasi untuk MED-EL Afrika, Yvonne Kehinde, menekankan peran penting orang tua dalam proses rehabilitasi anak.

Yvonne berkata, "Terapis mungkin datang dan pergi, tetapi anggota keluarga selalu ada. Karena itulah kurikulum ini dibuat untuk melengkapi keluarga, yang sebenarnya merupakan terapis terbaik, dengan alat-alat untuk mendukung komunikasi dan perkembangan anak mereka."

Sebuah pernyataan dari Departemen Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Perusahaan, yang ditandatangani oleh Silke Artner, mencatat bahwa orang tua juga mendapatkan pelatihan tentang pertolongan pertama dasar serta praktik inklusif untuk anak-anak dengan gangguan pendengaran.

Terapis wicara dan fasilitator lainnya, termasuk Anna Vangerwua, Musbau Adeyemi, Rufai Abdulmumin, Yvonne Kehinde, dan Haulat Yakubu Leko, membimbing orang tua melalui teknik-teknik praktis yang dapat mereka terapkan di rumah.

MED-EL adalah penyedia implan pendengaran dan solusi gangguan pendengaran di Nigeria.

Teknologi pendengarannya mencakup sistem implan koklea dan telinga tengah, perangkat stimulasi akustik listrik kombinasi, implan batang otak pendengaran, serta sistem konduksi tulang bedah maupun non-bedah.

Selain itu, salah satu penyelenggara acara, Leko, menjelaskan bahwa lokakarya ini dirancang untuk membantu keluarga dalam mendukung perkembangan bicara dan bahasa anak-anak mereka.

Kepala Direktur Medis Pusat Telinga Nasional, Kaduna, Dr. Mustapha Yaro, menekankan pentingnya keterlibatan keluarga dalam pengelolaan gangguan pendengaran secara menyeluruh.

"Di luar klinik, apa yang terjadi di rumah sangatlah penting. Orang tua harus dibekali kemampuan untuk membimbing anak-anak mereka dalam perjalanan ini," katanya.

Manajer Negara MED-EL untuk Nigeria, Dagi Francis, mendesak orang tua untuk memanfaatkan pelajaran dari lokakarya tersebut dalam mendukung anak-anak mereka.

Dalam pernyataannya, Koordinator Pemasaran dan Komunikasi MED-EL Afrika, Oluwadamilola Akinade, menegaskan komitmen organisasi untuk memberikan orang tua, pengasuh, dan profesional dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan guna secara aktif mendukung anak-anak dengan gangguan pendengaran.

Komitmen MED-EL jauh melampaui penyediaan implan pendengaran. Kami tidak hanya berfokus pada solusi klinis, tetapi kami juga sama-sama berinvestasi dalam kemajuan sehari-hari dan pemberdayaan keluarga. Karena itulah, program seperti lokakarya kurikulum keluarga sangat penting.

MED-EL berkomitmen untuk memberikan orang tua, pengasuh, dan profesional dengan pengetahuan dan keyakinan yang mereka butuhkan guna secara aktif mendukung anak-anak dengan gangguan pendengaran.

“Melalui inisiatif seperti ini, tujuan kami adalah menciptakan sistem dukungan yang terinformasi dengan baik dan terhubung di seluruh wilayah,” katanya.

Orang tua yang menghadiri lokakarya menyampaikan apresiasi atas pengetahuan yang diperoleh dan kesempatan untuk terhubung dengan orang-orang lain yang menghadapi tantangan serupa.

Salah satu peserta, Yukayat Salihu, mengatakan, "Pelatihan ini sangat bermanfaat. Ini memberi saya kesempatan untuk belajar dari para ahli dan berhubungan dengan orang tua lainnya. Saya berharap lebih banyak orang tua yang bisa mengikuti kegiatan seperti ini."

Menurut tim MED-EL, inisiatif ini akan segera diperluas ke negara-negara lain.

Disediakan oleh SBNews Media Inc. ( SBNews.info ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *