Jeddah – 24 Mei 2025 | Oleh: Tim Redaksi
Pemandangan yang penuh makna menyambut jemaah haji di Terminal D Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah. Deretan sketsa dan foto Ka'bah dari tahun 1889 hingga 2024 terpajang megah dalam bingkai elegan, menyajikan kisah visual perjalanan transformasi Masjidil Haram dari masa ke masa.
Pameran visual ini menjadi suguhan istimewa di musim haji 1446H/2025M, memberikan pengalaman historis sekaligus spiritual bagi setiap pengunjung yang baru tiba di Tanah Suci.
20 Sketsa Ka'bah: Dari Era Gerbang Batu hingga Menara Zamzam
Sebanyak 20 bingkai sketsa Ka'bah ditampilkan rapi sepanjang area terminal kedatangan. Dimulai dari foto tertua tahun 1889, pengunjung dapat menyaksikan perubahan arsitektur dan suasana Masjidil Haram di berbagai dekade.
- 1889: Ka'bah dikelilingi gerbang batu dan mimbar kayu, memperlihatkan suasana yang sederhana dan khas masa itu.
- 1900: Terlihat jemaah tengah melaksanakan thawaf dengan latar belakang Masjidil Haram yang masih klasik.
- 1910–1916: Renovasi mulai terlihat dengan arsitektur Masjidil Haram yang mulai diperindah.
- 1940–1967: Ka'bah tampak dengan kiswah yang sedikit tersingkap, menampakkan sisi spiritual yang kuat dalam suasana tenang.
- 1979–1980: Masa transisi, mulai tampak perubahan signifikan pada komplek bangunan.
- 2010: Era modern, Masjidil Haram disorot dari ketinggian, menampilkan Zamzam Tower yang menjulang.
Pameran ini bukan sekadar galeri foto, tetapi juga rekaman sejarah yang menunjukkan bagaimana pusat ibadah umat Islam ini terus berkembang tanpa kehilangan nilai sakralnya.
Dimulai Sejak 2024, Masih Menyambut Jemaah Hingga Sekarang
Kepala Daerah Kerja Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, menyampaikan bahwa pameran sketsa ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2024 dan terus berlanjut di musim haji tahun ini.
“Sketsa Ka’bah yang dimulai sejak 1889 hingga 2024 ini masih dapat dinikmati jemaah haji di Terminal D Bandara Jeddah. Foto-foto ini menambah kekhusyukan suasana,” ujar Basir, Sabtu (24/5/2025).
Ia juga menekankan pentingnya mengenal sejarah Ka’bah, yang merupakan bangunan ibadah pertama di muka bumi menurut keyakinan umat Islam.
“Ka'bah adalah rumah peribadatan pertama di dunia. Melihat sketsanya dari masa ke masa menjadi pengingat perjalanan spiritual umat manusia,” tambahnya.
Inspirasi Spiritualitas dan Edukasi Sejarah
Selain menjadi daya tarik visual, pameran sketsa Ka'bah ini memberikan edukasi sejarah bagi jemaah dan pengunjung. Mereka bisa melihat bagaimana teknologi, arsitektur, dan manajemen Masjidil Haram terus berkembang demi kenyamanan dan keselamatan jemaah, seiring tetap menjunjung tinggi nilai-nilai agama.
Sumber: haji.kemenag.go.id
