Uzbekistan, 3 Juli -- Nepal mencatatkan kemenangan kedua secara berturut-turut dalam Kualifikasi Piala Asia Wanita AFC di Stadion Milliyy, Uzbekistan, pada Rabu, mengalahkan Sri Lanka dengan skor 8-0. Ini menjadi kemenangan telak lainnya bagi Nepal setelah sebelumnya mengalahkan Laos 9-0 pada Minggu lalu.
Pada hari Rabu, Nepal membuka skor pada menit ketujuh melalui sundulan bola hasil tendangan sudut yang dilakukan oleh bek Gita Rana. Nepal terus mencetak gol pada babak pertama, dan sebelum wasit meniup peluit akhir babak pertama, Nepal memimpin 4-0 berkat hat-trick dari pencetak gol terbanyak Nepal, Sabitra Bhandari yang akrab disapa Samba.
Ini merupakan hat-trick berturut-turut bagi sang kapten, yang diberikan ban kapten dalam pertandingan pertama melawan Laos pada hari Minggu.
Ini adalah kemenangan yang hebat," kata Samba kepada Post setelah pertandingan. "Semua berkat kerja tim.
Samba mencetak gol pertamanya pada menit ke-20 untuk memperbesar keunggulan menjadi 2-0. Kemudian ia mencetak gol kedua dan gol ketiga tim pada menit ke-42.
Dia seharusnya sudah menyelesaikan hat-trick-nya pada saat itu jika wasit mengizinkan gol tendangan bebasnya pada menit ke-36. "Saya tidak tahu mengapa gol itu dianulir," katanya. "Saya tidak memahami dengan benar pendapat wasit mengenai hal tersebut."
Tidak terpengaruh, Samba mencetak gol ketiganya pada menit pertama waktu tambahan untuk mencatatkan gol internasionalnya yang ke-64 bagi Nepal.
Hasil kemenangan ini bagus, tetapi kami sebenarnya lebih baik dari ini," kata pelatih kepala Nepal Patrick De Wilde kepada Post. "Jika masalah internal dapat diselesaikan, kami bisa meraih lebih banyak lagi.
Wilde hanya melakukan satu perubahan pada skuad dari susunan pemain melawan Laos, dengan gelandang Preeti Rai menggantikan Saru Limbu pada hari Rabu.
Nepal mendominasi Sri Lanka sepanjang pertandingan. Kiper Nepal, Anjana Rana Magar, tampil nyaman karena hanya beberapa kali saja harus menangkap bola.
Di sisi lain, penjaga gawang Sri Lanka, S.G. Sakura Sewwandi Subasingha, sangat sibat. Nepal memiliki peluang untuk mencetak hampir dua kali lipat dari yang mereka lakukan. Namun, Subasingha dan para pemain bertahannya lah yang mencegahnya.
Nepal mendapat penalti pada babak kedua, dan dieksekusi oleh Rana untuk mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut. Keunggulan bertambah menjadi 7-0 berkat sundulan Nisha Thokar dan Rekha Poudel pada menit ke-62 dan ke-78 secara berturut-turut.
Kami telah berlatih tendangan bebas dan sepak bola menyerang selama latihan kami, dan itu membuahkan hasil hari ini," kata Samba. "Kami mencoba beradaptasi dengan teknik-teknik baru yang diterapkan oleh pelatih kepala.
Gol kedelapan dicetak oleh pemain pengganti Puja Rana ketika Nepal hanya memiliki 10 pemain; itu merupakan gol internasional pertama Puja. Preeti Rai mengalami cedera dan dikeluarkan dengan menggunakan tandu. Karena Wilde telah melakukan lima pergantian pemain, Nepal terpaksa bermain dengan jumlah pemain satu orang lebih sedikit.
Kemenangan itu bertindak sebagai motivasi," tambah Samba. "Kami juga akan membawa energi ini ke lapangan melawan Uzbekistan.
Nepal akan menghadapi Uzbekistan pada hari Sabtu dalam pertandingan penentu tim mana yang akan berangkat ke Australia untuk Piala Asia 2026.
