Kesepakatan tiga tahun tersebut memungkinkan pelanggan 9mobile untuk melakukan roaming secara mulus di jaringan luas MTN Nigeria, secara signifikan memperluas cakupan 9mobile serta meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggannya.
MTN Nigeria Communications Plc dan Emerging Markets Telecommunications Services Limited (9mobile) secara resmi telah mengumumkan peluncuran perjanjian roaming nasional mereka, yang telah disetujui oleh Nigerian Communications Commission ( NCC ).
Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis, MTN mengatakan bahwa perkembangan ini merupakan langkah bersejarah yang akan merombak peta persaingan telekomunikasi di Nigeria.
Awal pekan ini, MTN mengatakan telah menandatangani perjanjian roaming nasional selama tiga tahun dengan 9Mobile.
"Perjanjian tiga tahun ini memungkinkan pelanggan 9mobile untuk melakukan roaming secara mulus di jaringan luas MTN Nigeria, secara signifikan memperluas cakupan 9mobile dan meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggannya," demikian pernyataan tersebut.
Kemitraan ini, disebutkan, menandai pergeseran ke arah kolaborasi industri yang lebih besar, sejalan dengan visi NCC untuk ekosistem digital yang lebih inklusif dan efisien.
Di luar berbagi infrastruktur, perjanjian ini mendorong efisiensi operasional yang lebih besar, konektivitas yang lebih kuat, dan pengalaman pengguna yang ditingkatkan.
Hal ini juga membuka jalan bagi kerja sama yang lebih mendalam antara kedua operator telekomunikasi tersebut, terutama kesepakatan pengalihan spektrum yang diusulkan, di mana 9mobile akan menyewakan pita frekuensi 900MHz (5MHz) dan 1800MHz (15MHz) miliknya kepada MTN selama tiga tahun, yang akan semakin memperkuat kapasitas jaringan dan kualitas layanan MTN.
Obafemi Banigbe, Chief Executive Officer 9Mobile mengatakan, "Kemitraan ini menandai kebangkitan yang berani bagi 9Mobile. Hal ini memungkinkan kami untuk memenuhi kebutuhan pelanggan kami, terutama pengguna muda dan bisnis, dengan memberikan layanan yang konsisten dan berkualitas saat kami meluncurkan layanan secara bertahap kota demi kota dalam beberapa minggu mendatang."
Tuan Banigbe mengakui kepemimpinan Aminu Maida, Wakil Ketua Eksekutif dan pimpinan NCC, atas terwujudnya kolaborasi industri yang progresif ini, serta Bosun Tijani, Menteri Komunikasi, Inovasi, dan Ekonomi Digital, atas advokasinya terhadap ekosistem telekomunikasi yang efisien dalam penggunaan sumber daya dan berfokus pada konsumen.
Dalam lingkungan telekomunikasi saat ini, akses lebih strategis daripada kepemilikan. Akses terhadap infrastruktur kini lebih penting daripada kepemilikan. Alih-alih menduplikasi jaringan, kami berinvestasi pada akses yang secara komersial layak dan berkelanjutan.
"Infrastruktur jaringan biasanya mencakup 70-75 persen dari biaya operator, penghematan di sini berarti kita dapat kembali berinvestasi pada inovasi dan pengalaman pelanggan. Di 9mobile, prinsip kami sederhana: bangun infrastruktur bila diperlukan, bagikan bila memungkinkan," katanya.
Karl Toriola, CEO MTN Nigeria, menggambarkan kesepakatan tersebut sebagai tonggak sejarah bagi sektor ini.
"Kolaborasi ini menegaskan komitmen kami terhadap inovasi industri, berfokus pada pelanggan, dan dukungan untuk tujuan NCC mewujudkan Nigeria yang sepenuhnya terhubung. Kolaborasi ini mencerminkan filosofi nilai bersama kita, yang mengutamakan kemitraan yang memberi manfaat bagi seluruh ekosistem," katanya.
Tuan Toriola juga memuji upaya Tuan Tijani dalam mempromosikan kolaborasi yang bermakna sebagai pendorong utama akses digital, kualitas layanan, dan inklusi di seluruh negeri.
"Perjanjian inovatif ini menetapkan tolok ukur baru untuk berbagi infrastruktur di Nigeria. Perjanjian ini menunjukkan bagaimana para pesaing dapat bekerja sama untuk mengatasi tantangan sistemik, mengurangi tumpang tindih, dan secara bersama-sama mengubah industri sehingga pada akhirnya memberikan jangkauan yang lebih luas, layanan yang lebih baik, serta akses yang lebih cepat terhadap teknologi-teknologi baru bagi konsumen Nigeria," demikian pernyataan tersebut.
NCC dalam beberapa tahun terakhir telah mendorong berbagi infrastruktur sebagai cara untuk mengurangi duplikasi, menekan biaya, dan mempercepat akses di daerah pedesaan.
Hak Cipta 2025 Premium Times. Seluruh hak dilindungi undang-undang. Didistribusikan oleh AllAfrica Global Media ().
Ditandai: Nigeria, ICT dan Telekomunikasi, Berita Perusahaan, Ekonomi, Bisnis dan Keuangan, Afrika Barat
Disediakan oleh SBNews Media Inc. ( SBNews.info ).